8 Kedai Kopi Legendaris di Jakar「Baccarat Master」ta, Kopi Es Tak Kie sampai Kwang Koan Kopi Johny Halaman 2

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:Platform perjudian daquan,Kami online judi,Platform olahraga terbesar di dunia

Baca juga: Apakah Benar Kopi Arabika Punya Rasa Buah?

Baccarat Masterkopi yaBaccarat MastBaccarat Mastererng populer Baccarat Masterdari kedai ini adalah kopi hitam dan kopi susu. Selain kopi, kamu juga bisa memesan aneka camilan seperti bakpao untuk menemani minum kopi.

Kopi Luwak Gondangdia terletak di Jalan Srikaya I Nomor 25, Kebon Sirih, Menteng, Jakarta Pusat. Letaknya cukup tersembunyi dan tak jauh dari pasar dan Stasiun Gondangdia.

Kamu bisa menikmati secangkir kopi hitam atau kopi susu di sini ditemani dengan sepiring kecil pisang goreng dan roti panggang.

Pemilik Kopi Johny, Johny Poluan, saat menyajikan kopi di kedainya di kawasan Kelapa Gading, Jakarta, Sabtu (Baccarat Master17/2/2018). Kopi Johny belakangan banyak diperbincangkan setelah kerap disinggung oleh pengacara Hotman Paris di akun Instagramnya.

Uniknya lagi, kedai kopi ini tergabung jadi satu lokasi dengan toko sembako. Jadi jika berkunjung ke sana kamu tak hanya akan menemukan jejeran biji kopi tapi juga ada beras dan barang sembako lainnya.

Biji kopi yang masih berwarna kuning dan hijau sengaja dipetik lalu diproses seperti biasa. Hal itu menyebabkan kandungan kafein pada biji kopi ini bisa dibilang cukup tinggi dan rasanya jadi unik.

Toko kopi Sedap Djaja Wong Hin atau Kopi Bis Kota, Jatinegara, Jakarta Timur

Sang pemilik yang bernama Johny berasal dari Manado. Ia terinspirasi menamakan kedainya Kwang Koan dari satu kampung kopi di Manado, tepatnya dekat dengan Bukit Kasih.

Nama tersebut berubah pada 2012 karena meminjam kepopuleran kopi luwak pada masa itu. Kini toko dikelola oleh Yulin, generasi ketiga Toko Kopi Luwak Gondangdia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email

Warung kopi ini sempat viral karena sering dikunjungi pengacara Hotman Paris. Lokasinya terletak di Jalan Raya Kelapa Kopyor, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Yulin, pemilik toko kopi Luwak Gondangdia, tengah menuang biji kopi ke dalam kemasan.

Jenis kopi yang dijual sebenarnya tidak banyak, hanya jenis arabika dan robusta saja. Uniknya walau bernama kopi luwak, tapi toko ini tidak menyediakan kopi luwak sama sekali.

Sebenarnya Phoenam Coffee Shop ini berasal dari Makassar dan sudah ada sejak 1946. Kedai ini kemudian membuka cabang di Jakarta dengan tetap menghadirkan kopi khasnya yakni kopi Toraja.

Untuk stok kopi di rumah saat PSBB, kamu bisa coba kopi di Toko Kopi Luwak Gondangdia ini. Kamu bisa beli per kilogram, baik untuk kopi yang berbentuk biji ataupun yang sudah digiling sekaligus.

Baca juga: Popularitas Kopi Luwak di Rusia Dianggap Buruk untuk Bisnis Kopi

Keunikan lainnya adalah Johny yang masih melayani sendiri pelanggannya sudah hafal mereka yang sering datang ke sana.

Kopi di sini masih dikemas dengan kemasan kopi klasik berwarna coklat lengkap dengan tulisan ejaan lama.

Terletak di Pasar Jatinegara, Jakarta Timur, kedai kopi ini telah berdiri sejak 1943 dan kini dikelola oleh generasi ketiga.

Kedai kopi ini terletak tak jauh dari Toko Kopi Luwak Gondangdia, tepatnya di Jalan KH Wahid Hasyim Nomor 12 Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat.

Selain menjual kopi jenis arabika dan robusta, kedai ini juga menjual kopi jenis WB yang unik. Kopi ini berasal dari Jawa, dan berasal dari biji kopi belum matang yang sengaja dipetik.

Dulunya toko ini disebut Toko Kopi Cap Burung Kenari karena dulu di daerah tersebut semua toko kopi memakai nama burung.

Tokonya sangat kecil tapi sangat populer sejak berdiri pada 1930 silam. Pasalnya toko kopi ini sempat jadi langganan Presiden Soeharto.

Kedai ini juga disebut Kopi Bis Kota karena pada masa itu orang Jakarta kerap menggunakan bus kota sebagai alat transportasi.

Keunikan dari kedai ini adalah pada proses pembuatannya. Biji kopi di Kopi Johny tidak digiling sampai hancur lalu diseduh. Namun difermentasikan beberapa tahun, lalu direbus dan disajikan.

Maka dari itu jika kamu pelanggan reguler, kamu tidak perlu lagi memesan. Kamu hanya perlu duduk dan diam sejenak, nanti Johny akan langsung mengantarkan kopi yang ingin kamu pesan karena dia sudah tahu pasti kamu mau pesan apa.

Baca juga: Hari Kopi Sedunia, Berikut 6 Kopi Indonesia yang Mendunia