5 Bahaya Kurang Tidur: Gangguan Pencernaan hingga M「Baccarat Pack Winning Method」enurunkan Kekebalan Halaman 3

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:Platform perjudian daquan,Kami online judi,Platform olahraga terbesar di dunia

2. MenuBBaccarat Pack Winning Methodaccarat Pack Winning MethoBaccarat Pack Winning Methoddrunkan sistem kekebalan

3. Memengaruhi sistem pernapasan

TBaccarat Pack Winning Methodidur terbukti dapat memengaruhi proses yang menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah Anda, termasuk yang memengaruhi gula darah, tekanan darah, dan tingkat peradangan.

Berikut ini efek kurang tidur yang harus diwaspadai, dikutip dari Kompas.com:

Sistem saraf pusat terdiri atas otak dan sumsum tulang belakang.

4. Mengganggu sistem pencernaan

Karena itu akan ada efek dan dampak yang terjadi apabila seseorang mengalami kurang tidur. 

Perjalanan hormon ini bisa menjelaskan mengapa seseorang mungkin makan berlebihan di malam hari.

Kurang tidur juga menyebabkan tubuh Anda melepaskan lebih sedikit insulin setelah Anda makan. Padahal insulin ini diperlukan untuk membantu menurunkan kadar gula darah (glukosa) Anda.

Gangguan pernapasan malam hari yang disebut obstructive sleep apnea (OSA) dapat mengganggu tidur Anda dan menurunkan kualitas tidur.

Saat tubuh tertidur, sistem kekebalan akan menghasilkan zat pelindung yang melawan infeksi seperti antibodi dan sitokin.

Tanpa tidur yang cukup, otak Anda mengurangi leptin dan meningkatkan ghrelin, yang merupakan perangsang nafsu makan.

Selama tidur, jalur saraf akan terbentuk di antara sel saraf (neuron) di otak yang membantu Anda mengingat informasi baru yang telah Anda pelajari.

Sistem imunitas menggunakan zat ini untuk memerangi penjajah asing seperti bakteri dan virus.

Gangguan tersebut dapat menyebabkan diabetes melitus dan obesitas. 

1. Memengaruhi sistem syaraf pusat

Setelah tahu bahaya dari kurang tidur, sebaiknya Anda mulai mengatur pola istirahat dengan tidur cukup. 

Sistem saraf pusat ini berfungsi sebagai pusat pengendali utama pada tubuh. Dalam hal ini, tidur diperlukan agar sistem saraf pusat tetap berfungsi dengan baik.

Baca juga: Update Peserta Peraih Skor Tertinggi SKD CPNS 2021, dari Instansi Mana?

Tubuh memerlukan waktu tidur untuk istirahat dan recovery kerja-kerja organ tubuh. 

Kurang tidur juga dapat memperburuk penyakit pernapasan yang sudah ada, seperti penyakit paru-paru kronis.

Sitokin tertentu juga bisa membantu Anda untuk tidur, sehingga sistem kekebalan Anda lebih efisien untuk mempertahankan tubuh Anda dari penyakit.

5. Memengaruhi sistem kardiovaskular

Selain makan terlalu banyak dan tidak berolahraga, kurang tidur merupakan faktor risiko lain untuk menjadi kelebihan berat badan dan obesitas.

Sementara insomnia kronis bisa mengganggu cara tubuh dalam mengirim dan memproses informasi.

Baca juga: Cerita Perempuan di Afghanistan yang Beranikan Diri Kembali Bekerja

Tidur juga memainkan peran penting dalam kemampuan tubuh untuk menyembuhkan dan memperbaiki pembuluh darah dan jantung.

Sementara orang yang kurang tidur dilaporkan lebih mungkin terkena penyakit kardiovaskular.

Kurang tidur akan membuat otak Anda kelelahan, sehingga tidak dapat menjalankan tugasnya dengan baik.

Saat Anda bangun sepanjang malam, hal ini dapat menyebabkan kurang tidur, yang membuat Anda lebih rentan terhadap infeksi pernapasan seperti flu biasa dan flu.

Sebuah analisis mengaitkan insomnia dengan peningkatan risiko serangan jantung dan stroke. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email

Dengan demikian, kurang tidur dapat mencegah sistem kekebalan Anda membangun kekuatannya.